contoh surat perjanjian

7 Contoh Dan Pengertian Surat Perjanjian (Resmi)

Pengertian Surat Perjanjian Untuk beberapa orang, banyak yang bertanya-tanya seputar pengertian dari surat perjanjian. Malah|Malahan sampai dikala ini ada sebagain orang yang belum pernah memperhatikan tampilan dari surat perjanjian. Jangan cemas, sebab dalam penjelasan yang kali ini akan diperkenalkan sebagian model dari surat perjanjian.

Surat perjanjian ialah sebuah surat yang berisi seputar pernjanjian atau kesepakatan atara kedua belah pihak yang mengenai keharusan serta hak-hak dari masing-masing pihak yang bersifat mengikat diri untuk mengerjakan sesuatu.

Perlu dikenal bahwa secara biasa, surat perjanjian ini terbagi menjadi 2 komponen ialah :

  • Surat perjanjian Autentik ialah surat perjanjian yang dalam pengerjaan pembuatannya di hadiri maupun dikenal oleh pejabat pemerintahan yang ditunjuk sebagai saksi.
  • Surat perjanjian di bawah tangan ialah surat pernjanjian yang dalam pengerjaan pembuatannya tak menerapkan saksi dari jabat pemerintahan.

Perlu dikenal bahwa penggolongan surat perjanjian di atas tak ada terkait dengan keasliansurat perjanjian yang telah di buat. Misalkan, sebuah surat perjanjian yang diciptakan tanpa ada notaris, surat hal yang demikianndapat dianggap resmi jikalau memenuhi persyaratan sahnya sebuah surat perjanjian hal yang demikian.

Berikut ini ada beberapa contoh Surat Perjanjian Jual Beli.

  1. Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Saya Yang Bertanda Tangan di Bawah Ini :

Nama : Muhammad Hasan, SH

Tenpat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 21 Agustus 1980

Alamat : Jalan Melati No. 23 Sidoarjo

Pekerjaan : Swasta

Yang nantinya dalam surat perjanjian jual beli tanah ini yang disebut dengan sebagai penjual

Nama : Supriyono, SH

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 23 Mei 1997

Alamat : Jalan Teratai No. 23 Sidoarjo

Pekerjaan : Swasta

Yang nantinya dalam surat perjanjian jual beli tanah ini disebut sebagai penjual adalah

Nama : Bambang Handoko

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 24 Agustus 1995

Alamat : Jalan Teratai No.33 Mojokerto

Pekerjaan : Swasta

Untuk selanjutnya disebut sebagai pihak pembeli

Dari kedua belah pihak tersebut sudah melakukan kesepakatan untuk melakukan jual beli sebidang tanah luas 550 m2 atas nama Muhammad Hasan, SH. Adapun batas-batas tanah adalah sebagai berikut :

  1. Di sebelah barat dan utara berbatasan dengan tanah milik Ibu Kusnia.
  2. Di sebelah di timur dan selatan berbatasan dengan tanah milik Bapak Indra.
  3. Perjanjian ini bisa dilakukan dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.

Pasal 1

Pihak penjual menjaminkan bahwa dari sebidang tanah tersebut adalah milik dari pihak penjual serta tidak sedang disewakan kepada pihak dimanapun.

Pasal 2

Dari kedua belah pihak melaksanakan beli sebidang tanah dengan harga. Rp 365.000.000,- untuk pembayaran akan dilakukan secara tunai dan tidak melalui perantara orang.

Pasal 3

Pihak penjual akan menyerahkan sebidang tanah kepada pihak pemberi serta kelengkapannya pada tanggal 07 Desember 2019.

Pasal 4

Untuk biaya pengalihan sepenehnya akan dilimpahkan olhe pihak pembelinya.

Pasal 5

Pihak pembeli wajib membayar pajak jika terjadinya pengalihan hak atasa jual beli sebidang tanah tersebut.

Pasal 6

Hal-hal lainnya yang belum tercantum dalam surat perjanjian jual beli ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan ataupun bisa dirundingkan dengan musyawarah dari kedu pihak tersebut.

Pasal 7

Jika terjadi perselisihan paham antara kedua belah pihak maka akan diselesaikan secara hukum.

Demikian surat perjanjian jual beli tanah, dibuat berdasarkan dengan persetujuan dan kesepakatan jual beli dari kedua belah pihak.

Sidoarjo, 10 Desember 2019

Pihak Penjual

Tanda tangan serta Materi Rp. 6.000

Supriyono, SH

Pihak Pembeli
Tanda tangan serta Materai Rp. 6.000

Bambang Handoko

Saksi

Slamet Riyadi

  1. Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Motor

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Motor

Pada tanggal 10 Desember 2019 telah terjadi kesepakatan antara pihak yang pertama sebagai pemiliknya atau penjual 1 unit Honda Supra 125 tahun 2016 serta pihak yang kedua sebagai penerima kuasa atau pembelinya.

Yang bertanda tangan di  bawah ini :

Nama : Muhammad Ridho

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 09 Desember 1997

Alamat :  Jalan Imam Bonjol No. 35 Sidoarjo

Pekerjaan : Swasta

Selanjutnya akan disebutkan sebagi pihak yang pertama

Nama : Muhammad Hasan

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 10 Desember 1996

Alamat : Jalan Melati No. 32 Sidoarjo

Pekerjaan : Swasta

Selanjutnya akan disebut dengan pihak yang kedua

Pihak yang pertama melakukan sebuah perjanjian dengan pihak yang kedua, bahwa pihak yang pertama telah menjual 1 unit Honda Supra 125 tahun 2016 dengan plat nomor W 8768 VX kepada pihak yang kedua.

Sesuai dengan kesepakatan bersama bahwa motor tersebut akan di jual dengan harga Rp. 7.500.000, (Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), dengan uang tunai sebesar Rp. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Sisa dari pembayaran yang nantinya akan melanjutkan angsuransi di Honda Finance dengan nomor kwitansi KW63676 98 787 909 serta nomor PK 837363736356 sebanya 13 kali angsuran, jumlah per angsurannya sebesar Rp. 350.000 (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per bulan.

Dengan asumsi pihak yang pertama sudah tidak mempunyai kewajiban untuk mengangsur motor serta sudah tidak mempunyai hak milik atas motornya tersebut.

Demikian surat perjanjian jual beli motor ini dibuat dengan kesadaran serta tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Sidoarjo, 08 Desember 2019

Pihak Pertama                                                                                                     Pihak Kedua

Tanda tangan materi                                                                                         Tanda tangan dan materai

Muhammad Ridho                                                                                             Muhammad Hasan

Saksi

Muklis

 

Baca Juga : Surat Pernyataan

  1. Contoh Surat Perjanjian Sewa Beli (Angsuran)

Contoh Surat Perjanjian Sewa Beli (Angsuran)

Surat perjanjian ini dibuat pada tanggal 08 Desember 2019

Nama : Supriyono

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 21 Agustus 1997

Alamat : Jalan Melati No. 21 Sidoarjo

Pekerjaan : Swasta

Yang selanjutnya disebut dengan PIHAK Yang PERTAMA

Nama : Muhammad Hasan

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 10 Desember 1996

Alamat : Jalan Melati No. 32 Sidoarjo

Pekerjaan : Swasta

Yang selanjutnya disebut dengan PIHAK Yang Kedua

Kedua belah pihak yang bertindak masing-masing dalam kedudukannya tersebut akan menerangkan bahwa

PIHAK Yang Pertama merupakan pemilik atau yang berhak atas tanah seluas mencapai 550 m2 atas nama Supriyono dengan sertifikat hak milik dengan nomor 56567656 yang berlokasi di Jalan Melati No. 21 Sidoarjo.

PIHAK Yang Pertama hendak menjual sebidang tanah tersebut kepada PIHAK Yang Kedua, serta PIHAK KEDUA hendak membeli sebidang tanah tersebut dengan cara kredit.

Kedua belah pihak bersepakatan untuk membuat perjanjian sewa beli sebidang tanah dengan syarat serta ketentuan sebagai berikut :

 PASAL 1

 HARGA

Sewa beli sebidang tanah tersebut adalah ditetapkan dengan harga sebesar Rp. 85.000.000,- (Delapan Puluh Lima Juta Rupiah).

PASAL 2

 CARA PEMBAYARAN

 Pembayaran sebidang tanah tersebut bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Pembayaran uang muka adalah sebesar Rp 45.000.000,- (Empat Puluh Lima Juta Rupiah) yang akan dibayarkan oleh pihak yang kedua pada saat panandatanganan surat perjanjian sewa beli ini serta surat perjanjian ini sebagai tanda terima yang sah.
  2. Untuk sisa pembayaran yang belum dibayar oleh pihak yang kedua akan dianggap sebagai hutang dari pihak yang pertama kepada pihak kedua. Pembayaran sisa akan dilakukan oleh pihak yang kedua dengan cara angsuran 1 kali setiap bulan sebesar Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah). Pembayaran angsuran ini sudah terhitung mulai 1 bulan sejak ditandatanganinya surat pernjanjian ini.
  3. Pembayaran angsuran dilakukan selambat-lambatnya pada tanggal 30 di setiap bulannya kepada pihak yang pertama.

PASAL 3

 BUKTI PEMBAYARAN

  1. Pihak yang pertama akan memberikan sebuah kwitansi di setiap pembayaran angsuransi. Pembayaran yang akan dianggap sah, apabila pihak yang kedua sudah menerima sebuah kwitansi yang resmi.
  2. Salinan serta bukti kwitansi yang resmi merupakan bukti yang sama dengan sebuah kwitansi yang dikeluarkan oleh pihak yang pertama dengan tanda tangan asli dari pihak pertama.
  3. Pembayaran angsuransi di setiap bulan tanpa ada kwitansi yang sah akan dianggap tidak berlaku serta resiko yang akan muncul menjadi tanggung jawab pihak yang kedua.

 PASAL 4

 Untuk jangka waktu pembayaran angsuransi akan ditentukan selama 10 bulan, sejak saat penandatanganan surat perjanjian ini, adalah pada tanggal 03 April 2018 sampai tanggal 03 Januari 2020 atau pelunasan angsuran berakhir.

PASAL 5

 DENDA

 Jika Pihak yang kedua tidak melakuan pembayaran angsuran pada tanggal yang sudah ditentukan, maka segera mungkin pihak yang kedua harus melakukan pembayaran serta pihak kedua akan dikenai denda sebesar 5% per harinya dari besaran angsuran pembayaran yang belum dibayarkan kepada pihak yang pertama.

PASAL 6

PEMBATALAN

  1. Jika pembayaran angsuran tidak dibayarkan oleh pihak yang kedua secara berturut-turut selama kurang lebih 3 bulan, maka pihak yang kedua sudah dianggap lalai.
  2. Keadaan lalai tersebut bisa menyebabkan kesepakatan atau perjanjian ini batal dengan sendirinya.
  3. Dalam hal hambatan kesepakatan atau perjanjian ini, maka semua pembayaran yang sudah dibayar oleh pihak yang kedua akan dikembalikan secara penuh oleh pihak pertama.

PASAL 7

KEPEMILIKAN

 Hak kepemilikan atas sebidang tanah tersebut adalah hak dari pihak yang pertama selam proses pembayaran belum lunas.

  1. Pihak yang kedua diperbolehkan untuk menggunakan sebidang tanahnya, termasuk mendirikan sebuah bangunan seperti rumah atau yang dihendaki oleh pihak yang kedua selama proses pembayaran belum lunas serta atas persetujuan dari pihak yang pertama.

PASAL 8

 LARANGAN-LARANGAN

Kedua belah pihak dilarang untuk mengoperkan, menggadaikan, memindahtangankan ataupun melakukan perbuatan yang bertujuan untuk memindah tangankan hak miliknya atas sebidang tanah kepada pihak-pihak yang lain selama proses pembayaran belum lunas.

PASAL 9

PENYERAHAN

  1. Pihak yang pertama akan menyerahkan hak milik sebidang tanah tersebut kepada pihak yang kedua selambat-lambatnya 7 hari sesudah proses pembayaran angsuran yang sudah lunah.
  2. Pihak yang pertama akan memberikan seluruh kekuasaan kepada pihak yang kedua dalam hal balik nama atas kepemilikannya sebidang tanah tersebut.

PASAL 10

BIAYA-BIAYA

  1. Biaya pembuatan sertifikat atas sebidang tanah tersebut pada sebuah instansi yang berwenang serta biaya yang berhubungan dengan pemindahan dan penyerahan hak sebidang tanah tersebut, supaya nantinya hak milik menjadi atas nama pihak yang kedua.
  2. Pihak yang pertama bersedia membayar segala macam jenis pajak, pungutan dan iuran yang berhubungan dengan sebidang tanah tersebut sebelum diserahkan kepada pihak yang kedua.
  3. Setelah sebidang tanah diserahkan oleh pihak yang pertama kepada pihak yang kedua, maka pajak, iuran serta pungutan akan menjadi tanggung jawab pihak yang kedua.

PASAL 11

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Kedua belah pihak sudah bersepakat dalam menyelesaikan perselisihan dengan menggunakan cara bermusyawarah mufakat. Bilamana dalam bermusyawarah tersebut tidak bisa menyelesaikan sebuah perselisihan, maka kedua belah pihak sudah sepakat dan akan menggunakan jalur hukum dalam menyelesaikan perselisihan.

Demikian surat perjanjian ini untuk dibuat berdasarkan tanpa paksaan dan rasa iklas dari pihak manapun serta harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh kedua belah pihak. Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 asli serta masing-masing surat mempunyai bunyi yang sama, bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Pihak Pertama

Tanda tangan dan materai

 

Supriyono

 

Pihak Kedua

Tanda tangan dan materai

 

Muhammad Hasan

 

Saksi

 

Nur Hanania

 

  1. Contoh Surat Perjanjian Sewa-Menyewa

Contoh Surat Perjanjian Sewa-Menyewa

Barang yang disewa bisa berupa rumah, tanah dan kendaraan yang lainnya. Berikut ini adalah contoh surat perjanjian sewa-menyewa :

Pada hari ini, Minggu tanggal 08 Desember 2019, yang bertanda tangan di bawah ini adalah

Nama : Muhammad Hasan

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 04 Desember 1992

Alamat : Jalan Melati No. 32 Sidoarjo

Pekerjaan : Direktur CV. Maju Terus (Penyedia Jasa Sewa Mobil)

Dalam kesepakatan ini yang bertindak untuk CV. Maju Terus yang berlokasi di Jalan Melati No. 32 Sidoarjo dan selanjutnya disebut dengan Pihak yang Pertama.

Nama : Muhammad Ridho

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 17 Agustus 1992

Alamat : Jalan Pahlawan No. 45 Sidoarjo

Pekerjaan : Karyawan

Dalam perjanjian ini bertindak untuk diri pribadi dan selanjutnya disebut dengan Pihak yang Kedua.

Kedua belah pihak dengan ini menjelaskan bahwa pihak yang pertama selaku pemilik kendaraan telah bersedia untuk menyewakan kendaraan kepada Pihak yang Kedua, serta Pihak yang Kedua bersedia untuk menyewa kendaraan dari Pihak yang pertama yang berupa

  • Jenis Kendaraan : Mobil
  • Merk : Nisan Grand Livina
  • Tahun Pembuatan : 2015
  • Nomor Polisi : W 7876 AA
  • Nomor STNK : 5363536/NG/2018
  • Nomor Rangka : NHSJSGUDJG8HDDG1H34647
  • Nomor Mesin : R47877
  • Warna : Putih
  • Kondisi : Baik

Untuk selanjutnya disebut dengan kendaraan.

Selanjutnya dari kedua belah pihak yang menyetujui bahwa kesepakatan atau perjanjian sewa Kendaraan bulanan antara Pihak yang Pertama dan Pihak yang Kedua berlaku sejak tanggal surat perjanjian ini ditandatangai. Surat perjanjian ini berisi tentang ketentuan dan syarat yang diatur dalam 10 Pasal adalah sebagai berikut :

PASAL 1

MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN SEWANYA

Ayat 1

Sewa menyewakan kendaraan ini berlaku selama 7 bulan, terhitung sejak tanggal 13 Oktober 2019 dan berakhir pada tanggal 13 Mei 2020.

Ayat 2

Setelah jangka waktu tersebut sudah usai, maka penyewaan kendaraan bisa diperpanjang untuk jangka waktu yang akan ditentukan, tentunya dengan syarat serta ketentuan yang akan ditentukan dalam surat perjanjian sewa tersebut.

PASAL 2

HARGA SEWA

Ayat 1

Harga sewa dari Kendaraan tersebut merupakan sebesar Rp 5.500.000,- (Lima Juta Lima Ratus) per bulannya. Sehingga untuk keseluruhannya waktu penyewaan Kendaraan sebesar Rp 35.000.000,- (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah). Keseluruhan dari biaya sewa yang akan dibayarkan oleh pihak kedua di setiap bulannya sejak ditandatangani surat perjanjian ini.

Ayat 2

Surat perjanjian ini berlaku sebagai sebuah tanda bukti pelunasan yang sah.

PASAL 3

JAMINAN

Ayat 1

Pihak yang kedua memberikan sebuah jaminan kepada Pihak yang Pertama yang berupa uang sejumlah Rp 15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah).

Ayat 2

Uang tersebut yang nantinya akan dikembalikan jika pihak yang kedua telah mengembalikan Kendaraan kepada Pihak yang Pertama.

PASAL 4

PENYERAHAN KENDARAAN

Ayat 1

Pihak yang Pertama menyerahkan sebuah kendaraan beserta STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) kepada pihak yang kedua setelah penandatanganan surat perjanjian ini.

Ayat 2

Dalam penyewaan kendaraan ini, Pihak yang kedua tidak membutuhkan jasa sopir dari pihak yang pertama.

Ayat 3

Pihak Kedua wajib menyerahkan kembali kendaraannya dalam keadaan terawat, jalan, lengkap dan baik kepada Pihak Pertama setelah perjanjian ini berakhir.

PASAL 5

KETERLAMBATAN PENYERAHAN KENDARAAN

Apabila Pihak Kedua terlambat dalam pengembalian Kendaraan selama jangka watu 5 hari terhitung sejak perjanjian ini berakhir, maka Pihak Kedua dinyatakan sudah melakukan sebuah pelanggaran tindakan pidana sesuai dengan Pasal 372 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana).

 

PASAL 6

HAK DAN TANGGUNG JAWAB PIHAK KEDUA

Ayat 1

Pihak Kedua berhak untuk menggunakan Kendaraan tersebut selama perjanjian ini masih berlaku.

Ayat 2

Karena kendaraan telah disewa oleh Pihak Kedua maka Pihak Kedua bertanggung jawab penuh untuk menjaga dan merawat kendaraannya tersebut dengan sebaik mungkin atas biaya Pihak Kedua.

PASAL 7

KERUSAKAN DAN KEHILANGAN

Ayat 1

Apabila terjadi kerusakan pada kendaraan maka dari Pihak Kedua diharuskan untuk memperbaikinya dan wajib menggantikan spare part Kendaraan yang sudah rusak akibat pemakaian, biaya dari perbaikan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Pihak Kedua.

Ayat 2

Pihak Kedua bisa dibebaskan dari ganti rugi dari Pihak Pertama akibat dari kerusakan pada Kendaraan yang disebabkan oleh Force Majeure. Force Majeure merupakan bencana alam seperti banjir, gempa bumi, angin topan, petir, tsunami dan kebakaran yang disebkan oleh faktor ekstern yang bisa mengganggu perjanjian tersebut.

Ayat 3

Apabila Kendaraan tersebut hilang dikarenakan dari Pihak Kedua, maka Pihak yang Kedua harus wajib mengganti dengan Kendaraan yang sama dan kondisi Kendaraan yang sebanding dengan kendaraan yang sudah disewa oleh Pihak Kedua.

PASAL 8

LAIN-LAIN

Jika terdapat hal-hal yang belum tercantum dalam surat perjanjian ini, maka akan dibicarakan secara musyawarah dan kekeluargaan antara kedua belah pihak.

PASAL 9

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Jika terjadi perselisihan antara kedua belah pihak yang tidak bisa diselesaikan dengan cara musyawarah atau kekeluargaan, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan perselisihan secara hukum dan kedua belah pihak sudah sepakat dan setuju untuk memilih tempat tinggal yang tetap di Kantor Pengadilan Negeri Sidoarjo,

PASAL 10

PENUTUP

Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 serta dilengkapi dengan materai yang mempunyai kekuatan hukum sama dimana masing-masing dipegang oleh Pihak yang Pertama dan Pihak yang Kedua. Surat perjanjian ini berlaku sejak ditandatangai surat ini oleh kedua belah pihak.

 

Sidoarjo, 08 Desember 2019

 

Pihak Pertama

Materia

 

Muhammad Hasan

 

Pihak Kedua

Materai

 

Muhammad Ridho

 

  1. Contoh Surat Perjanjian Kerja

Contoh Surat Perjanjian Kerja

Nama : Muhammad Hasan

Alamat : Perum Puri Indah No. 34 Sidoarjo

Jabatan HRD Manager PT. Maju Terus

Dalam hal ini bertindak untuk :

Nama Perusahaan : PT. Maju Terus

Alamat : Jalan Mawar No. 23 Sidoarjo

Jenis Usaha : Perdagangan Material Bangunan

Selanjutnya disebut dengan Pihak Pertama.

Nama : Muhammad Ridho

Tempat, Tanggal Lahir : Sidoarjo, 23 Agustus 1991

Alamat : Jl. Mawar No. 35 Sidoarjo

Dalam hal ini yang bersangkutan bertindak untuk atas nama diri sendiri serta nantinya akan disebut dengan Pihak Kedua.

Kedua belah pihak yang sudah setuju serta sepakat untuk membuat surat perjanjian kerja yang dimana dalam surat tersebut terdapat syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut :

PASAL 1

Pihak Pertama sudah menerima Pihak Kedua untuk bekerja di PT. Maju Terus yang beralamat di Jalan Mawar No. 23 Sidoarjo serta Pihak Kedua menjabat sebagai Kabag Humas dan Pihak Kedua bersedia menjadi karyawan Pihak Pertama adalah sebagai Kabag Humas.

PASAL 2

Masa percobaan sudah ditetapkan oleh Pihak Pertama adalah selama 3 bulan dan terhitung sejak diterima dari Pihak Kedua yang bekerja di PT. Maju Terus yaitu sejak tanggal 09 Desember 2019. Upah yang diberikan yang nantinya akan diberikan secara bulanan serta besarnya upah sebesar Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) dengan waktu kerja sehari selama 8 jam.

PASAL 3

Kedua belah pihak harus tetap mentaati peraturan yang sudah ada dalam perusahaan ini, selain itu Pihak Kedua juga harus tetap patuh terhadap tata tertib di perusahaan ini.

PASAL 4

jika muncul perselisihan antara kedua belah pihak maka akan diselesaikan dengan cara musyawarah dan kekeluargaan untuk mufakat. Apabila perselisihan tersebut tidak bisa diselesaikan maka akan diselesaikan secara hukum yang sudah berlaku.

Demikian surat perjanjian ini dibuat tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Setelah kedua belah pihak memahami dan membaca isi dari surat perjanjian, maka tanpa paksaan dari siapapun dan sukarela, kedua belah pihak bersama-sama menandatangani surat perjanjian ini.

Sidoarjo, 09 Desember 2019

Pihak Pertama

 

Manager PT. Maju Terus

Materai

 

Muhammad Hasan

 

Pihak Kedua

Materi

 

Muhammad Ridho

 

  1. Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Nama : Muhammad Hasan

NIK : 335363536353

Pekerjaan : Swasta

Alamat : Jalan Melati No. 45 Sidoarjo

Selanjutnya di sebut dengan Pihak Pertama

Nama : Muhammad Ridho

NIK : 6365653653533636

Pekerjaan : Swasta

Alamat : Jalan Puri Indah No. 33 Sidoarjo

Selanjutnya disebut dengan Pihak Pertama

Surat perjanjian ini berisi tentang ketentuan-ketentuan yang harus di patuhi oleh kedua belah pihak yaitu sebagai berikut :

  1. Pihak Pertama telah menerima uang sebesar Rp. 55.000.000 (Lima Puluh Lima Juta Rupiah) dari Pihak Kedua, yang dimana uang dengan jumlah tersebut adalah pinjaman atau hutang.
  2. Pihak Pertama bersedia untuk menyerahkan sertifikat tanah kepada Pihak Kedua sebagai jaminannya.
  3. Pihak Pertama sanggup untuk melunasi hutang tersebut dalam jangka waktu 5 bulan yang terhitung sejak ditandatangani surat Perjanjian ini.
  4. Jika Pihak Pertama tidak bisa melunasi hutang tersebut, maka Pihak Kedua mempunyai hak penuh atas barang yang dijaminkan kepada Pihak yang Kedua.
  5. Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 serta bermaterai cukup yang dimana masing-masing surat tersebut memiliki kekuatan hukum yang sama. Surat tersebut masing-masing dipegang oleh pihak pertama serta pihak kedua.

Demikian surat perjanjian hutang piutang ini dibuat di depan saksi, saksi tersebut dalam keadaan sehat serta bisa dijadikan sebagai pegangan hukum bagi masing-masing pihak tersebut.

Sidoarjo, 08 Desember 2019

Pihak Pertama

Materia

Muhammad Hasan

Pihak Kedua

Materai

Muhammad Ridho

 

  1. Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah

SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA

Pada hari senin, 09 Desember 2019 yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan : Bapak Muhammad Hasan, selaku pemilik rumah sewa di Desa Wonomlati RT. 03 RW. 02 Krembung, Sidoarjo,  yang bertepatan di Jalan Melati RT. 05 RW. 02 Sidoarjo.

 

Berikut ini disebut dengan Pihak Pertam atau Pemilik Rumah :

 

Bapak Muhammad Ridho, penywa ruma di Desa Wonomlati RT. 04 RW. 03 Krembung, Sidoarjo, yang bertempatan tinggal di Desa Kebaron RT. 03 RW. 02 Tulangan, Sidoarjo.

 

Berikut ini pihak yang kedua atau yang mengontrak rumah :

Pasal 1

Pemilik sewa rumah memberikan kepada ijin ke pihak penyewa untuk menempati rumah di Desa Wonomlati RT. 03 RW. 02 Krembung, Sidoarjo dengan kelengkapan sebagai berikut :

 

  1. ……………………………………………………….
  2. ……………………………………………………….
  3. ……………………………………………………….
  4. ……………………………………………………….
  5. ……………………………………………………….

Selama masa sewa yang berlaku 1 tahun, dimulai dari hari Senin, tanggal 09 Desember 2019 hingga 09 Januari 2020, dengan biaya sewa sebesar Rp. 5.000.000 per tahunnya serta sudah di bayar di awal sebesar Rp. 4.000.000 dan sisanya di angsur selama bulan yang pertama dari sewa.

 

Pasal 2

Semua biaya pemakaian listrik, selama disewakan kepada pihak penyewanya, maka akan menjadi tanggung jawab dari pihak penyewa dan termasuk dari semua perabotan yang berada di rumah.

 

Pasal 3

Pihak penyewa tidak boleh melakukan subkontral sewa rumah di Desa Wonomlati RT. 03 RW. 02 Krembung, Sidoarjo kepada pihak lain.

 

Pasal 4

Pihak dari penyewa yang menyepakati untuk menjaga kebersihan serta merawat rumah dengan wajar.

 

Pasal 5

Adanya permasalahan yang nantinya bisa saja timbul akibat dari perjanjian yang harus diselesaikan.

 

Perihal yang belum tertera di dalam surat perjanjian ini akan ditetapkan di kemudian harinya dengan cara bermusyawarah dengan kedua belah pihak. Dengan ini surat perjanjian sewa rumah di Desa Wonomlati RT. 03 RW. 02 Krembung, Sidoarjo yang sudah disepakati pada hari Senin, 09 Oktober 2019.

 

Demikian surat perjanjian kontrak rumah di Desa Kenongo RT. 03 RW. 02 Tulangan, Sidoarjo yang disetujui pada hari Senin, 21 November 2019 serta surat perjanjian ini rangkap 2 dan mempunyai kekuatan hukum yang sah.

 

Sidoarjo, 21 November 2019

 

Pihak Pertama                                                                                      Pihak Kedua

 

 

Muhammad Hasan                                                                             Muhammad Ridho

 

Leave a Comment